Kembali ke Berita & Pengumuman
Berita

Riset: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Turunkan Angka Stunting dan Tingkatkan Prestasi Belajar

Selain dampak jangka pendek terhadap asupan gizi harian, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mulai menunjukkan potensi dampak jangka panjang terhadap penurunan angka stunting di Indonesia. Menurut kajian Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), intervensi MBG memberikan perubahan yang signifikan pada beberapa indikator, seperti status gizi berdasarkan antropometri, kekuatan otot, frekuensi dan durasi sakit akibat penyakit infeksi, hingga peningkatan kecukupan asupan kalsium pada anak. Riset tersebut juga mencatat bahwa program ini berkontribusi pada peningkatan kehadiran siswa di sekolah dan motivasi belajar, karena anak-anak yang menerima asupan gizi yang cukup cenderung lebih bugar dan lebih fokus mengikuti pelajaran. Kasus kesehatan yang berkaitan dengan kekurangan gizi pun dilaporkan berangsur menurun di lokasi-lokasi pelaksanaan program. Untuk anak usia balita, dampak positif diperkirakan akan terlihat pada penurunan angka stunting, sementara pada anak usia sekolah dampaknya lebih terasa pada penurunan angka ketidakhadiran di kelas yang pada akhirnya turut memengaruhi performa akademik. Para peneliti menekankan bahwa hasil optimal baru akan tercapai apabila pelaksanaan program dilakukan secara konsisten dan komprehensif dalam jangka panjang. Melihat potensi manfaat tersebut, Yayasan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan dapur MBG yang dikelolanya agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak di sekitar wilayah kerja Yayasan. Sumber Referensi: Departemen Gizi Masyarakat IPB (gizi.ipb.ac.id) dan Badan Gizi Nasional (bgn.go.id).