Berita
Program Makan Bergizi Gratis Beri Manfaat Kesehatan, Sosial, dan Ekonomi bagi Masyarakat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus menunjukkan perkembangan pesat. Menurut siaran pers Badan Gizi Nasional (BGN), hingga 20 Januari 2026 jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 21.102 unit dan menjangkau sekitar 59,86 juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga tenaga pendidik.
Dari sisi gizi, program ini dirancang dengan memperhatikan kelengkapan zat gizi makro dan mikro, meliputi karbohidrat kompleks, protein hewani dan nabati, lemak tak jenuh, serta vitamin dan mineral dari sayur dan buah. Bagi ibu hamil dan menyusui, asupan bergizi ini membantu mencegah anemia dan kekurangan energi kronis yang kerap menjadi penyebab komplikasi kehamilan.
Selain manfaat kesehatan, distribusi makanan yang dilakukan bersama-sama di titik-titik tertentu turut menciptakan ruang interaksi sosial antarpenerima manfaat. Program ini juga tercatat berkontribusi pada perekonomian nasional dengan menyerap sekitar 1,28 juta tenaga kerja per Mei 2026, serta melibatkan UMKM dan penyedia bahan pangan lokal di berbagai daerah.
Yayasan turut merasa bersyukur dapat mengambil bagian dalam mendukung program bergizi nasional ini melalui dapur MBG yang dikelola bersama masyarakat sekitar.
Sumber Referensi: Badan Gizi Nasional (BGN) — bgn.go.id.
